I wish this is gonna be my last post...
Maybe next time we'll meet again in this blog or another place
Thanx so much for your attention to this blog...
Sayonara...!
Rabu, 06 April 2011
Rabu, 30 Maret 2011
All I Need Is Connie....
After all the Waches are in their boxes,
and the clowns have all gone to bed,
you can hear happiness staggering on down the street,
footprints dress in red.
And the wind whispers Connie....
A broom is drearily sweeping
up the broken pieces of yesterday's life.
Somewhere a Queen is weeping,
somewhere a King has no wife.
And the wind it cries Connie......
(The Wind Cries Mary : Sallute to Hendrix)
and the clowns have all gone to bed,
you can hear happiness staggering on down the street,
footprints dress in red.
And the wind whispers Connie....
A broom is drearily sweeping
up the broken pieces of yesterday's life.
Somewhere a Queen is weeping,
somewhere a King has no wife.
And the wind it cries Connie......
(The Wind Cries Mary : Sallute to Hendrix)
Minggu, 26 Desember 2010
SEIKO Bell Matic 27 Jewels
Kali ini sebuah Seiko Bellmatic
Button Alarm nya sudah tidak orisinil lagi, sudah 2 bulan mencari belum bertemu juga yg aslinya
Strap juga bukan aslinya karena bawaannya adalah rantai, terlepas dari semua itu saya sangat suka dengan bentuk Casing terutama jarumnya..
Jumat, 17 Desember 2010
UNIVERSAL GENEVE POLEROUTER DATE
Akhirnya dapat juga Universal yang "waras"..., jalannya bagus sekali
Tinggal menunggu Masterpiece nya Si Tricompax saja yah...
The Legend is Alive....!!!
Nangkring di Pohon Ebony...
Hitam & putih teras rumah senada dengan dialnya...
Tinggal menunggu Masterpiece nya Si Tricompax saja yah...
The Legend is Alive....!!!
Nangkring di Pohon Ebony...
Hitam & putih teras rumah senada dengan dialnya...
Untuk mempersingkat penerbangan dari Eropa ke California (AS) , maskapai SAS (Scandinavian Airline System) membuka rute baru di Kutub Utara di tahun 1950an. Semua kru di penerbangan ini harus mengambil bagian dalam pelatihan khusus di "SAS Arktik Flight School". Perusahaan Jam Universal Genève menyediakan awak dengan jam tangan otomatis yang tahan terhadap medan magnet yang kuat dari daerah kutub, yang kemudian menjadi Jam resmi SAS.
Pada 15 November 1954 pada 19:18 waktu setempat itu "Helge Viking" (OY-KMI) lepas landas di Kopenhagen untuk penerbangan komersial pertama atas Kutub Utara (nomor penerbangan SK 931). Tujuan akhir adalah Los Angeles (AS). Pesawat adalah jenis Douglas DC-6 B dengan rentang sayap 35,8 m dilengkapi dengan empat 2500 Pratt & Whitney hp mesin baling-baling (18-silinder kembar baris piston radial). Kecepatan jelajah maksimum pesawat ini adalah 507 km / jam Rentang ini 7600 km dengan ketinggian 25.000 ft Pesawat jarak jauh yang digunakan oleh SAS memiliki kapasitas 50 sampai 75 penumpang
Universal Genève memperkenalkan Jam dengan nama "Polarouter" pada musim gugur 1954 yang desainnya diciptakan dan dirancang oleh salah satu Watchmaker yang paling dikagumi pembuat jam dari abad ke-20, Gerald Genta yang kemudian menciptakan juga "Royal Oak" untuk Audemars Piguet dan "Nautilus" untuk Patek Philippe.
The Polarouter, seperti model dikenakan oleh kru SAS, disertai dengan mesin otomatis kaliber 138 SS , kemudian diubah namanya menjadi "Polerouter"dan kemudian dilengkapi dengan kaliber terkenal 215 "Microtor" .
Beberapa model lain Polerouter dikeluarkan selama dua belas tahun ke depan. Selain mentuk klasik dengan "Bombe" lugs dan cincin indeks bagian dalam (Polerouter, Polerouter de luxe, Polerouter Tanggal) model baru dengan desain yang berbeda-casing dan cepat telah diperkenalkan (Polerouter Jet, Polerouter Super, Polerouter Genève, Polerouter Compact , Polerourer "NS", III Polerouter, Sub Polerouter).
Pada 1950-an dan 60-Universal Genève adalah "timer" resmi pada semua penerbangan SAS Royal Viking. Fakta ini diiklankan oleh kedua belah pihak. Dunia simbolik dengan bendera di Kutub Utara dan kutub sketsa-rute (lihat gambar terakhir dari halaman ini) telah diubah dengan Universal Genève sebuah terukir dalam baja belakang setiap "klasik" Microtor-Polerouter. Selain itu versi dikirimkan ke SAS-Crews dihiasi dengan logo SAS dicetak pada dial.
Kebanyakan Polerouter model yang tersedia dalam baja, emas 18 k kuning dan merah muda atau dengan 300 nano micron emas . Sebuah Polerouter adalah sebuah status jam tangan mewah berkualitas tinggi. Pada tahun 1950-an sebuah Polerouter Steel seharga sebuah ROLEX EXPLORER.
Bahkan harga Sebuah Date Polerouter dalam emas 18 k dengan Rantai emas (All Gold) hampir sama dengan harga sebuah Volkswagen Beetle.
Setelah pengenalan Electric Polerouter pada tahun 1963, pada akhir tahun 1980-an upaya gagal dilakukan untuk menghidupkan kembali Polerouter untuk sebuah arloji Quartz . Pada tahun 1990 Quartz Polerouter Sport Chrono diperkenalkan. Sejak itu, Universal Genève tidak memproduksi jam tangan di bawah label Polerouter lagi.
(Sumber: http://www.polerouter.de/)
Kamis, 09 Desember 2010
OMEGA IMPIAN
Rabu kemarin bertandang ke seorang sesepuh yang jadi panutan, beberapa Omega cuantik miliknya begitu menggoda...
Terutama 2 buah Connie cantik dengan dial hitam, yang satu Caliber 354 with Crossed Ts dan yang satunya Caliber 505 lengkap dengan rantainya...(ingin sekali punya Connie cantik dengan Black Dial)
Saat mencobanya di tangan, rasanya berat sekali untuk melepaskannya (sudah lama sekali menunggu untuk melihat langsung), kalau bisa langsung dikantongi dan dibawa pulang...
Namun sayang seribu kali sayang....
Sang Connie tidak merapat ke kandang...
Mungkin karena agak kecewa karena tak berhasil mendapatkan salah satu dari Connies yang cantik itu, sampai terlupakan untuk mengabadikannya untuk pelipur lara di kala rindu, padahal sudah sengaja membawa kamera saku..ha ha
Jadi kapan Mas Connienya di oper ke Saya...
Sabtu, 04 Desember 2010
COPAL DIGITAL CLOCK
Orang boleh saja berpolemik tentang apakah ini adalah Jam atau malah sebuah radio? namun saya tetap beranggapan bahwa ini adalah sebuah Jam Baheulak Digital..he he sedikit maksa yah?
Jam ini hidup dengan digerakkan tenaga listrik dari PLN (di Indonesia), tentu saja kita juga dapat menikmati sampingan berupa Lagu-lagu Rock Classic dari radio di sebelahnya..."Ouw..ouw..ouw..ouw..ouw, you don't have to go...."
Nah, tinggal diletakkan di atas Buffet Art Deco, pas kan?
Jam ini juga didapatkan oleh istriku di sebuah pasar loak di South Australiah dengan harga cuma 16.000 rupiah saja, sekali lagi..harga yang pantas untuk sebuah Jam Baheulak..
SEIKO DINDING
Satu lagi Jam dinding, SEIKO tahun 1980 an yang kuperoleh dari Pasar Loak Poncol
Seorang pedagang memajang 2 buah Jam dinding Baheulak di etalasenya dalam kondidi mati, karena tertarik akan Jarumnya kucoba bernegosiasi dengannya dengan ilustrasi sebagai berikut:
Aku : Seikonya berapaan bang?
Pedagang : 75 ribu kondisi apa adanya bang
Aku : Maksudnya mati yah bang?
Pedagang : gak tau juga bang, belum dicoba, baru aja dapet tuh...
Akhirnya dengan mental God Of Gambler ku, jam ini dibeli dengan harga 50 ribu, dengan asumsiku masih bisa diperbaiki...
Lantas kubelikan baterai sedang untuk mencobanya dan...Alhamdulillah...! jarumnya bergerak smooth layaknya Jam Automatic
Sebenarnya masih ada satu lagi Jam dindingnya, merk nya LORUS...namun saat itu ku tak tahu kalau LORUS itu adalah merk lain SEIKO untuk Eropa...ha ha
Prinsipku sih Kalau rejeki tak kan kemana, kalu bukan rejeki sih, yah apa mau dikata?
Langganan:
Postingan (Atom)

